Festival Seni dan Budaya, Dalam Rangka Hari Jadi Desa Sanja Ke 37 Tahun.

POTRETBOGOR – Festival Seni dan Budaya Dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor yang ke 37 Tahun, masyarakat antusias menyambut dan menghadiri acara yang di peringati setahun sekali tersebut.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Sanja tersebut, Pemerintah Desa menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan selama dua hari dari tanggal 2 sampai 3 Desember 2023.

Pada hari Sabtu tanggal 2 Desember 2023 di awali dari sore hari kegiatan penampilan Marawis yang dilaksanakan oleh ibu-ibu majelis ta’lim yang ada di Desa Sanja. lalu, pada malam harinya dilaksanakan Tasaquran Akbar bersama semua tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW dan semua lembaga yang ada di Desa Sanja.

“Sekaligus pemberian apresiasi dan dedikasi pada 4 Kepala Desa terdahulu, yang sudah sangat berjasa dalam membangun dan memajukan masyarakat dan lingkungan Desa Sanja,” Ungkap Edi Yusuf Kepala Desa Sanja, Minggu (3/11/2023).

Lalu pada hari Minggu tanggal 3 Desember 2023 diselenggarakan pentas seni dan budaya, serta menampilkan beberapa rangkaian acara lokal.

Dan Pemberian Penghargaan sebagai Wujud Apresiasi dari pemerintah Desa Sanja kepada Para 4 Kepala Desa Terdahulu mulai dari kepala Desa Pertama tahun 1986.

“Dan perlombaan seni budaya yaitu dongdang dan nasi tumpeng, Alhamdulillah sudah kita laksanakan pada hari ini,” Ucapnya menjelas rangkaian pada hari Minggu 3 Desember 2023.

Pemerintah Desa mengapresiasi kepada seluruh masyarakat yang ikut serta dan berpartisipasi meramaikan Hari Jadi Desa Sanja, dengan memberikan dorprize sebagai hadiah hiburan kepada seluruh masyarakat yang hadir.

“Kita memberikan sebanyak 56 jenis dorprize kepada seluruh masyarakat seperti mesin cuci, kulkas, Televisi dan yang lainnya,”jelasnya.

Dengan pemberian dorprize kepada seluruh masyarakat yang hadir pada hari itu, agar bisa bermanfaat untuk kepentingan seluruh masyarakat di Desa Sanja.

Edi pun mengatakan bahwa di HUT Desa Sanja yang ke 37 Tahun tersebut tentunya bukan usia muda lagi, oleh karena itu, Pemerintah Desa akan berfikir bahwa itu adalah usia yang sudah cukup matang untuk memajukan Desa Sanja kedepannya.

“Mudah mudahan kita selaku pemerintah Desa Sanja lebih baik lagi kedepannya lebih baik lagi, mandiri, sejahtera, tentram, aman dan nyaman untuk masyarakat. Tentunya bisa memberikan pelayanan maksimalkan kepada seluruh masyarakat Desa Sanja,”imbuhnya.

Ia menambahkan harapan dari semua masyarakat yang hadir di peringatan HUT Desa Sanja tersebut, mereka sangat bersyukur dan mengapresiasi serta ditahun berikutnya mereka mengharapkan Pemerintah Desa terus menyelenggarakan acara tersebut.

“Atas apresiasi dan masyarakat berperan aktif di acara hari ini, kami Pemerintah Desa akan mengevaluasi dan kemungkinan akan kembali mengadakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya dengan konsep yang berbeda,”ujarnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh beberapa instansi di Kecamatan Citeureup seperti Camat, Kapolsek, Danramil serta seluruh perangkat Desa Sanja dari tingkat RT, RW dan semua Lembaga.

Dilokasi yang sama ikut hadir Camat Citeureup Edy Suwito Sutono. P. AP. Msi.  yang baru menjabat di wilayah Kecamatan, ia sangat mengsuport acara tersebut dan menurutnya hal tersebut menjadi sebuah terah rohnya sebuah Desa.

“Desa punya kewenangan Pemerintahan umum dan punya kewenangan hal asal usul, nah itu agar mempertahankan budaya yang berkembang,”Ucap Camat Citeureup, Minggu (3/11/2023).

Dan ia menjelaskan bahwa dengan acara tersebut mencerminkan untuk Pemerintahan Desa Sanja, agar bisa melihat bagaimana caranya agar membangun masyarakat tidak hanya dengan fisik saja tetapi bagaimana membangun dengan cara non fisik.

“Yaitu memelihara budaya yang sudah berkembang disini, jangan sampai dengan perkembang jaman yang sekarang budaya itu luntur,”imbuhnya.

Ia menambahkan, jika pada saat ini lah bukti wujud dan memulaiinya dari Pemerintah Desa untuk memotivasi, mengajak dan mengedukasi masyarakat supaya budaya tetap dipertahankan.

“Pak kades program ini dilanjutkan, bola perlu menjadi agenda tahunan dalam rangka mempertahankan budaya lokal yang harus kita kembangkan,”Pesannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page