Bupati Bogor dan DPR RI Komisi V Dinilai Saling Lempar Tanggung jawab, Penataan Flyover Cileungsi Terancam Gagal

POTRETBOGOR – Penataan flyover Cileungsi terancam gagal total, Bupati Bogor dan DPR RI Komisi V Dinilai saling lempar tanggung jawab terkait penanganan usulan penataan flyover yang menghubungkan dengan beberapa Kabupaten lainnya.

Iwan Setiawan selaku Bupati Bogor saat ditemui sewaktu mengisi acara Bogor Keliling (Boling) di Kecamatan Gunung Putri mengatakan saat dikonfirmasi terkait kelanjutan dari penataan flyover Cileungsi.

“Saya mendapatkan info nanti dari PUPR Pusat dan kemarin juga pak Mulyadi (DPR RI) juga perintah untuk bikin proposal nya, jadi ditangani oleh pusat pak,”Ucap Iwan Setiawan Bupati Bogor, Selasa (21/11/2023).

Iwan pun menegaskan bahwa terhadap penataan flyover Cileungsi tinggal menunggu usulan proposal dari pusat langsung.

“Usulannya tinggal nunggu dari pusat”tukasnya.

Sementara itu DPR RI Komisi V daerah pemilihan Jawa Barat Dapil Kabupaten Bogor H.Mulyadi, M.M.A saat dikonfirmasi terkait kelanjutan terhadap penanganan Flyover Cileungsi.

“Bukan kapasitas saya menjawab kalau jalan provinsi,
DPRD Provinsi,”Jawab, H.Mulyadi,M.M.A. DPR RI Komisi V, Selasa (21/11/2023).

Lalu saat dikonfirmasi bahwa kebenaran terkait proposal tersebut ia yang membawa dan mengusulkan ke pusat, Mulyadi mengatakan bahwa proposal tersebut telah sampai ke kementerian tetapi diharuskan pengantar dari Bupati Bogor.

“Sudah sampai ke menteri, tapi harus ada pengantar bupatinya,”Imbuhnya.

Komisi V memaparkan bahwa kementerian meminta terhadap Bupati Bogor usulan di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor salah satunya di Flyover Cileungsi.

“Pak menteri minta Bupati (Iwan Setiawan) memberikan usulan terkait untuk Parung panjang, Rumpin supaya bisa di intervensi APBN, Didalamnya ada surat Flyover,”Tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page