Aktivitas Peleburan Ilegal Beroperasi di Klapanunggal

POTRET BOGOR – Usaha peleburan timah yang belum mengantongi izin terlihat masih beroperasi di Desa Klapanunggal. Padahal, usaha tersebut memiliki dampak lingkungan yang sangat besar dikarenakan adanya limbah beracun berbahaya bagi manusia dan lingkungan dari hasil produksi. Ironisnya, usaha tersebut justru dilakukan di tengah pemukiman padat penduduk bukan di wilayah industri.

“Iya masih jalan itu peleburan timah punya H. Atang. Sudah lama juga beroperasinya,” kata salahsatu warga Klapanunggal, Anton kepada wartawan.

Ia mengatakan, warga selama ini tidak bisa berbuat banyak, lantaran pemilik peleburan merupakan salah satu tokoh di Klapanunggal. “Saya lihat aman-aman saja tidak ada tindakan apa-apa dari pihak desa, kecamatan atau instansi lain,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Perkumpulan Masyarakat Peduli Lingkungan, M. Faisal mengatakan, aktivitas peleburan timah tidak dapat dilakukan di sembarang tempat mengingat limbah yang dihasilkan sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah sangat ketat dalam mengeluarkan izin peleburan.

“Jadi usaha peleburan itu wajib berizin tidak bisa sembarang dilakukan. Ini yang seharusnya dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Terkait keberadaan usaha peleburan tersebut, Faisal mengatakan, pihaknya akan membuat pengaduan resmi ke DLH, Kementerian ESDM dan Mabes Polri agar melakukan sidak ke lokasi.

“Segera kami akan bersurat ke DLH, Kementerian dan Mabes Polri agar segera sidak ke lokasi peleburan di klapanunggal,” tegasnya.

(fix)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page