Waduhh.. Spanduk Bacaleg Bertebaran Di tempat Umum, Diduga Bawaslu dan Panwaslu Diam Seribu Kata.

BOGOR | POTRETBOGOR – Dinilai Bawaslu dan Panswaslu Kabupaten Bogor tidak mampu menertibkan dan berikan sanksi terhadap maraknya bertebaran spanduk bakal calon legislatif (Bacaleg) di beberapa ruas jalan raya. Hal tersebut menjadi sorotan dari beberapa kalangan masyarakat dan Aktivis Sosial.

Jelas hal yang dilakukan oleh calon legislatif tersebut dimana spanduk yang terpampang foto, nomor dan partainya, yang dipasang di tempat umum seperti batang pohon dan tiang listrik.

hal yang dilakukan Calon Legislatif tersebut diduga menyalahi aturan yang telah ditentukan Bawaslu dan Panwaslu Kabupaten Bogor.

“Spanduk Bacaleg dan Partai yang dipasang tidak pada tempatnya dan juga belum waktunya kampanye, tapi Bawaslu dan Panwaslu diem aja, tidak ada tindakan tegas dari mereka,” Ungkap Romi Sikumbang Aktivis Sosial dan Pemerhati Kinerja Aparatur Negara Minggu (27/8/2023)

Ia menambahkan, Bawaslu dan Panwaslu Kabupaten Bogor menurutnya harus bersikap tegas terhadap pelanggaran tersebut bukan seolah-olah tidak terjadi apa-apa dan tutup mata, karena mereka sudah digaji Pemerintah untuk memantau potensi kecurangan dan pelanggaran.

“Sepatutnya Bawaslu dan Panwaslu melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut, bukan malah tutup mata dengan pelanggaran tersebut, Mereka harus bisa memberikan edukasi yang baik tentang Demokrasi kepada masyarakat,” Imbuhnya.

Lanjut romi menduga bahwa Bawaslu dan Panwaslu masuk angin sehingga tak mampu mengatasi pelanggaran tersebut yang mana hal ini bisa mencoreng citra buruk Proses Pemilu 2024 nanti.

“Kami menduga Bawaslu dan Panwaslu Kabupaten Bogor masuk angin, dah jelas banyak pelanggaran tapi tak ada tindakan penertiban, dan ini membuktikan bahwa lembaga tersebut tak mampu mengawasi proses pemilu sesuai aturan,”tuturnya.

Sebelumnya Ketua Banwaslu Irvan Firmansyah, S kabupaten Bogor saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Bawaslu tidak bisa menindak spanduk-spanduk yang bertebaran di jalan. Sebab, saat ini tidak ada aturan yang melarang spanduk harusnya dipasang dimana dan yang terpenting tidak boleh ada unsur ajakan.

“Yang tidak boleh ada unsur ajakan,” Jawabannya dengan singkat, Selasa (8/8/2023)

Ia mengatakan namun jika ada alat peraga yang menempel di tempat-tempat yang dilarang oleh Pemda berarti Pemda yang punya kewenangan.

“Kalau melanggar Perda berarti ke Pemda,”Tukasnya.

Dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Cecep Imam Nagarasid dan Plt Kabid Ketertiban umum (Tibum) Rhama Khodara Kabupaten Bogor saat dikonfirmasi awak media belum bersedia menjawab.

You cannot copy content of this page