MTs Negeri 4 Bogor Cariu Tahan Ijazah Murid Disebabkan Orang Tua Murid Menunggak Pembayaran LKS.

CARIU | POTRETBOGOR – Akibat menunggak bayaran adminstrasi Diduga MTs Negeri 4 Bogor di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor ijazah tidak dapat diambil jika pembayaran belum dilunasi, Orang tua murid keluhkan perihal tersebut.

Salah satu orang tua murid inisial (H) mengungkapkan bahwa mengaku benar bahwa ijazah anaknya yang sekolah di MTs Negeri 4 Bogor belum bisa diambil akibat belum dapat membayar tunggakan, ia mengaku bukan hanya dirinya saja tetapi orng tua murid lain juga sama.

“Ijazah anak saya sempat ditahan pihak sekolah kemarin cuma pas hari Kamis (24/8) tiba-tiba pihak sekolah memberikan ijazah anak saya, tapi ijazah siswa yang lain kayaknya belum dikasih oleh pihak sekolah,” Ungkap, Rabu (23/8)

Dan ia menjelaskan sebelumnya sudah berupaya meminta ijazah sang anak, namun pihak sekolah justru menyarankan untuk pelunasan tunggakannya setelah itu baru bisa diberikan ijazah tersebut.

“Sebelumnya istri saya pernah menanyakan kepada pihak sekolah kenapa ijazah anak saya belum bisa berikan, pihak sekolah menyampaikan bahwa harus melunasi Tunggakan LKS ,”Ucapnya.

Setelah mendapatkan informasi dari sala satu orang tua tersebut, pihak Sekolah yaitu Kepala Sekolah MTs Negeri 4 Bogor bernama Enur Nurdin saat di konfirmasi pada hari Kamis (25/8/2023), Hingga berita ini ditayangkan belum bersedia menjawab.

Dalam permasalahan penahanan ijazah tersebut sudah tertera pada Pasal 7 ayat (8), dikatakan satuan Pendidikan dan dinas Pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun.

Sanksi Hukum bagi pihak sekolah yang dengan sengaja menahan ijazah siswanya, bisa kena pasal 372 KUHP kita Undang-Undang Hukum Pidana, dikatakan barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagain adalah kepunyaan orang lain tetapi yang ada dalam kekuasaan yang bukan karena kejahatan karena penggelapan diancam pidana paling lama 4 tahun penjara dan Denda.

You cannot copy content of this page