Cegah Stunting, PMT Jadi Pilihan Utama Desa Cikahuripan

KLAPANUNGGAL | POTRETBOGOR – Pencegahan terhadap Stunting Pemerintah Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal pilih untuk Penyaluran Pemberian Makan Tambahan (PMT) terhadap bayi dan ibu hamil melalui posyandu.

“Hasil dari temuan kades di posyandu ternyata kita masuk zona paling tinggi, ada yang terbit teksi itu sekitar ada 200 bayi stunting katanya,”Ucap Uci Kasi Pelayanan Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Rabu (26/7/2023).

Uci kasih pelayanan Desa Cikahuripan tersebut mengatakan bahwa kemungkinan akan dihitung ulang karena kemungkinan dari jumlah stunting yang membengkak (tinggi) adalah kesalahan dari perhitungan kader atas pengukuran di pos itu.

“Sampai hari ini kami masih berkomunikasi dengan kader, kecamatan dan puskesmas untuk perhitungan itu,”

Ia menambahkan bahwa memang setiap bulannya di jadwalkan posyandu tapi sekarang lagi berjalan. Ia mengatakan bahwa memang angka tersebut terlalu fantastis takutnya perhitungan tersebut error.

“Kalau dilihat dari sisi fisikkan Sebenarnya kalau kita lihat normal gitu, makanya itu kami melakukan perhitungan ulang dan dari kecamatan pun melakukan pengecekan ulang,”ungkapnya

Lalu ia menjelaskan bahwa keterangan terkait stunting di Desa Cikahuripan rata-rata masyarakat terutamanya bayi itu kurang gizi.

“Kalau kita kan mayoritasnya perumahan dan notaban nya bu-ibu kebanyakan kerja di Pabrik, jadi anak-anak yang seharusnya diberikan asupan ekslusif yang baik tetapi tidak mendapatkan, karena angka stunting itu muncul dari perumahan itu,”ucapnya.

Tidak hanya di perumahan tersebut, data stunting diperkampungan pun masih ada yang terkena stunting.

“Untuk pencegahan kedepannya, itu kan ada 2 pilihan antara pembinaan Kader dan Pemberian PMT Terhadap bayi dan ibu hamil, nah kita memilih untuk Pemberian Makanan Tambahan untuk pencegau stunting,”Pungkasnya.

You cannot copy content of this page