Aktivis Bogor Timur Desak Pemda, Tangani Insiden Jebolnya Sungai Cikumpeni

JONGGOL | POTRETBOGOR.ID – Aktivis Bogor Timur mendesak agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor harus segera diperbaiki jebolnya sungai cikumpeni yang berada di dua Desa di Kecamatan Jonggol yang tak kunjung ada perbaikan.

Aktivis Bogor Timur, Romi Sikumbang, mengatakan bahwa ia telah mendapatkan informasi terkait permasalahan yang tak kunjung selesai yang ada di Dua Desa yakni di Desa Sukanegara dan Desa Sukasirna Kecamatan Jonggol tersebut. 

“Memang saya sudah mendapatkan informasi untuk permasalahan dua desa itu, dan Pemkab harus segera menyelesaikan masalah tersebut. Karena aliran sungai itu, sangat di butuhkan oleh masyarakat yang ada  dua desa tersebut, ” ucap Romi Sikumbang, Selasa (23/5/2023). 

Romi menegaskan, bahwa dirinya mempertanyakan sikap dari Pemerintahan Kabupaten Bogor, terkaut dampak oersoalan tersebut terhadap masyarakat yang didominasi petani, bahkan saat ini mereka mengaku kekurangan air bersih. 

“Seharusnya Pemkab Bogor gerak cepat berikan solusi. Karena dampak itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Apa lagi Sungai Cikumpeni itu untuk persawahan dan kebutuhan sehari-hari warga setempat,” katanya.

Dialun menjekaskan, bahwa peristiwa jebolnya Sungai Cikumpeni itu kejadiannya di tahun 2022 lalu, namun hingga kini masih belum juga adanya pennaganan dari Pemkab Bogor. Sedangkan aliran sungai tersebut,  menjadi pokok utama kebutuhan masyarakat. 

“Harusnya pennagannaya menjadi Prioritas. Karena jika kejadian jebol itu di tahun 2022 lalu, berarti cukup lama juga kalau sampai saat ini belum diperbaiki juga. Terus kinerja para pejabat Kabupaten Bogor bagaimana itu,” tegasnya.

Romi pu  menyindir kinerja dari Pemkab Bogor dan PLT Bupati Bogor Iwan Setiawan, jika permasalahan bantaran sungai yang jebol tersebut, hingga kini tidak kunjung diselesaikan juga, sedangkan itu adalah aspirasi dari masyarakat langsung. 

“Saya harap para pejabat-pejabat di Kabupaten Bogor bisa melihat langsung kesusahan yang sedang alami masyarakat yang sebelumnya memanfaatkan aliran sungai tersebut,” tukasnya.

Seperti kita ketahui, terdapat Dua Desa di Kecamatan Jonggol yang sedang mengalami bencana alam yaitu Aliran Sungai Cikumpeni jebol dan masuk ke persawahan warga serta berdampak juga terhadap desa lainnya menjadi kekeringan air. 

Dimana Aliran Sungai Cikumpeni tersebut jebol sehingga masuk ke persawahan warga Desa Sukanegara, serta mengakibatkan warga Desa Sukasirna kekurangan air untuk persawahan dan kebutuhan sehari-harinya. (ran/b)

Edotor : Ab

You cannot copy content of this page