Dikritik Aktivis, Dinsos Sikapi Belum Adanya Panti Rehabilitasi di Kabupaten Bogor

CILEUNGSI I POTRETSOSIAL- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, berjanji akan menindaklanjuti dan mengkaji pembangunan panti rehabilitasi sosial yang diperuntukan alternatif para pekerja Seks Komersial (PSK). Hal tersebut setelah adanya desakan dari sejumlah Aktivis Sosial dan Kemasyarakatan Bogor Timur, terkait harus adanya gedung panti teesebut.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Nila menjelaskan bahwa terkait Panti Rehabilitasi tersebut ranahnya ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan untuk Kabupaten Bogor sendiri hanya sebatas untuk rumah singgah atau rumah rehab.

“Untuk masalah panti, itu sebenarnya di provinsi, dan kami itu (ranahnya) misalkan rumah singgah atau rumah rehab,”ungkap Kabid Rehabilitasi Sosial Kabupaten Bogor saat dikonfirmasi melalui telepon Whatsapp, Rabu (1/3/2023).

Terkait disindir oleh salah satu Lembaga di Kabupaten Bogor masalah Panti Rehabilitasi, ia menjelaskan bahwa dari Dinas Sosial sendiri apresiasi terhadap golongan yang membantu untuk mendorong terkait tempat untuk PPKS bagi masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Karena memang kami sangat membutuhkan tempat atau wadah baik itu untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang ada di Kabupaten Bogor,”ucapnya.

Dia menjabarkan, bahwa Dinas Sosial atas temuan dan keluhan yang langsung dari masyarakat kebawah terkait Panti Rehabilitasi bagi semua PPKS di Kabupaten Bogor akan diajukan dan kedepannyaagar bisa terealisir.

“Kemarin sudah disampaikan oleh Ketua Dewan Komisi IV Kabupaten Bogor bahwa ini harus benar-benar diajukan dan mudah-mudahan bisa terealisir, karena kami sudah laporan kepada pimpinan,”jelasnya.

Saat disampaikan bahwasanya dari Dewan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri sudah mengetahui kendala terkait Panti Rehabilitasi untuk seluruh golong PPKS di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bogor.

“Kami akan melaksanakannya sesuai dengan aturannya, mudah mudahan dengan aktifnya kemarin kita rencanakan untuk tempat atau wadah rehabilitasi semoga terealisir,” tuturnya.

Iya menjelaskan bahwa Dinas Sosial sudah dibicarakan dan sedang dicari informasi mekanisme seperti apa,dan mudah-mudahan terwujud untuk pembangunan Panti tersebut.

“Kita kaji dulu dan nanti seperti apa arah dari pimpinan, kita harus bersama-sama dan setelah kemarin sudah laporan ke pimpinan kita nanti diskusi, harus benar-benar dikaji dulu,”pungkasnya.(ran/b)

Editor : Ab

You cannot copy content of this page