Ini Penyebab Camat Cileungsi Data Minimarket di Wilayahnya

CILEUNGSI I POTRETBOGOR.ID-Menyikapi banyaknya minimarket yang ada di Bogor Timur kususnya Kecamatan Cileungsi yang diduga melanggar jam operasional. Camat Cileungsi Adhi Nugraha mulai melakukan pendataan, dengan memerintah kan pihak Binpol yang ada disetiap desa.

“Sudah kami perintahkan Binpol untuk mendata Minimarket yang ada disetiap desa,” ucap Adhi, dalam pesan wathsapnnya, Kamis (19/1/2023).

Pihaknya juga menghimbau agar pelaku usaha Mininarket tersebut, dapat mematuhi jam operasional sesuai aturan yang berlaku.

“Setelah kami himbau, kami juga akan melakukan pemantauan kedepannya,” jelasnya.

Disinggung berapa banyak data minimarket yang memilik izin dan tidaknya terkait jam operasional 24 jam tersebut, Adhi belum bisa memberikan keterangannya lebih lanjut.

“Belum pak, masih pendataan,” tutupnya.

Sebelumnya, Aktivis sosial sekaligus sosial control di Kabupaten Bogor Timur, Romi Sikumbang menyampaikan, dari hasil investigasi pihaknya di lapangan, masih banyak minimarket yang diduga melanggar jam operasional.

Hal itu terlihat dari maraknya minimarket seperti yang ada di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor,  yang diduga melanggar jam operasional. Menurutnya, hal inj merupakan persoalan klasik yang harus menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, khususnya penegak perda dan sepatutnya segera ditindaklanjuti.

“Hasil investigasi di wilayah Cileungsi, kami menemukan beberapa minimarket beroperasi lebih dari jam 24.00 WIB atau batas ketentuan,” katanya, belum lama ini.

Padahal kata dia, bahwa sesuai Perda Nomor 11 tahun 2012 Pasal 8-9 tentang penataan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern tentang jam operasional mini market dibatasi hanya sampai Jam 22.00 WIB.

“Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Bogor No 11 tahun 2012 yang membatasi jam operasional mini market, tapi faktanya banyak yang melebihi jam operasional,” jelasnya.

Dia meminta kepada penegak Perda Satpol PP Kabupaten Bogor menertibkan dan memberikan sanksi kepada minimarket tersebut.

“Saya minta Satpol PP segera turun dan sidak untuk menertibkan toko modern tersebut,” pintanya.

Pihaknya juga sudah mengirim surat ke Satpol PP Kabupaten Bogor dengan melampirkan data temuan untuk mendorong penegak perda segera menindaklanjutinya.

“Kami sudah layangkan surat permintaan sidak kepada kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, agar penegak perda melakukan sidak minimarket yang melanggar perda,” tutupnya.(b)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page