Pemkab Bogor Segera Revitalisasi Gedung Kesenian

CIBINONG I POTRETBOGOR.ID-Pemerintah Daerah melalui  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, berencana  di awal tahun 2023 ini ingin mengembalikan fungsi Gedung Kesenian. Tujuannya  sebagai wadah untuk para seniman dan budayawan nantinya.

“Insya Allah untuk Gedung Kesenian akan dikembalikan fungsinya menjadi tempat para seniman dan budayawan melakukan aktivitas maupun pengembangan budaya lokal,” ucap Kadisbudpar Kabupaten Bogor, Deni Humaedi.

Dia menjelaskan, nantinya harus ada perbaikan terlebih dahulu, apakah direnovasi atau seperti apa, dan designnya sedang dirumuskan oleh tim yang menanganninya. Untuk itu, Pemkab Bogor sudah menyiapkan anggaran untuk revitasilasi pada tahun ini.

“Insya Allah, bahasanya perawatan dan perbaikan itu sudah dianggarkan sebesar Rp1 miliar,” ungkap

Jika kelak rencana revitalisasi itu terealisasi, ia berharap gedung tersebut dapat digunakan saat acara-acara penting di Kabupaten Bogor.

“Saya sih berharap kalau sudah ada perbaikan bisa dimanfaatkan, semoga saat hari jadi Nogor bisa ada even di situ, harapan saya seperti itu,” tandasnya.

Seperti diketahui, gedung kesenian dibangun dengan menguras uang rakyat bernilai belasan miliar rupiah pada 2006 silam. Gedung megah itu pada awalnya menumbuhkan asa komunitas masyarakat seni dan budaya lokal untuk bisa eksis serta memanfaatkannya untuk pementasan dan pusat kegiatan seni budaya, tapi akibat ‘salah urus’, gedung tersebut kini terbengkalai.

Ironisnya, setelah sempat menjadi arena pertandingan cabor Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2018 di Kabupaten Bogor sampai Bupati Ade Yasin menjabat, gedung kesenian itu tak pernah lagi digunakan untuk aktivitas apapun. Dan bahkan tidak ada sama sekali perawatan atau pemeliharaan instansi penanggungjawabnya.

Sebelumnya, terkait dengan hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto meminta Kepala Disbupar bersama instansi terkait untuk mencarikan solusi atas keberadaan gedung kesenian tersebut.

“Keberadaan gedung itu, fungsi dan tujuannya untuk apa?, tentu itu merupakan domain dan tanggungjawab Disbudpar,” jelasnya. 

Jika memang Disbudpar serius dan fokus, lanjutnya, tentunya kondisi gedung itu tak seperti sekarang ini. 

“Jadi saya berharap Disbudpar dapat segera menuntaskan persoalan gedung kesenian itu, sayang sekali aset kita sia-sia,” tukasnya. (Hrb/Pb)

Editor : Ab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page