Didorong Dewan Gerindra, Ratusan Rutilahu di Kecamatan Babakan Madang Dapat BSPS 

BABAKAN MADANG I POTRETBOGOR.ID-Warga di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, mendapatkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Bantuan dari pemerintah ini, masuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) yang sebelumnya didorong melalui Aspirasi Dewan dari Partai Gerindra.

Seperti diketahui, Program BSPS adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya. Program BSPS dilaksanakan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT).

Ketua PAC Gerindra Kecamatan Babakan Madang, Dede Permana menjelaskan, bahwa bantuan BPSP dari Kementrian PUPR yang ada ini merupakan hasil aspirasi warga yang diajukan kepada Anggota DPR RI H.Mulyadi sebagaimana dalam meminimalisir Rutilahu yang ada di desa-desa.

“Alhamdulillah, Kami mencatat yang sudah direalisasikan itu, diantaranya Desa Sumur Batu sebanyak 10 unit, Desa Cijayanti sebanyak 10 unit, Desa Cipambuam sebanyak 5 unit. Sementara untuk Desa Bojong Koneng sebanyak 97 unit, yang Ineya Allah akan direalissaikan pada tahun depan,” jelas Dede.

Dede menambahkan, program aspirasi yang diajukan terhadap pihak PUPR  ini, merupakan insiatif pihaknya untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada Anggota DPR RI yakni H.Mulyadi. selain itu, tentunya program ini akan berkelanjutan untuk kedepannya bagi desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor, kususnya di wilayah Kecamatan Babakan Madang.

“Untuk desa lain yang belum, kita masih tunggu jadwal berikutnya,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Bojong Koneng, Rusdi Anwar membenarkan adanya program BSPS di desanya. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan program Kementrian PUPR yang sebelumnya didorong melalui aspirasi dewan untuk meminimalisir rumah tidak layak huni yang ada di setiap desa-desa kususnya di Kabupaten Bogor saat ini.

“Dari data yang ada, untuk Desa Bojong Koneng mendapatkan 97 unit Rutilahu,” ucap Rusdi, dalam keterangannya, Rabu (21/12/2022).

Rusdi menghimbau, agar para penerima bantuan ini untuk dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Yang mana dari bantuan ini, penerima bantuan harus mengikuti prosedur yang ada sesuai aturan.

“Bantuannya kan dalam bentuk matrial, sesuai dengan aturannya itu Rp.20 juta, HOK 2,5 juta dan materialnya 17,5 juta,” tukasnya.Di tempat yang sama, Sekdes Bojong Koneng, Suganda juga memaparkan terkait program BSPS di wilayah desanya merupakan kali ke dua yang sudah dilaksanakan di tahun 2022 saat ini.

“Ini udah yang kedua di tahun ini, kalau beberapa waktu lalu itu hanya sekitar 30 unit, dan untuk saat ini ada 97 unit,” kata Suganda.

Dia menjelaskan, banyaknya kuota bantuan Rutilahu di desanya, karena kondisi ekonomi masyarakkatnya yang dinilai masih dibawah rata-rata.

“Untuk yang 97 unit ini terbagi untuk 45 RT se Desa Bojong Koneng, dengan rata-rata 1 RT nya mengajukan 3 unit,” jelasnya.

Suganda menjabarkan, selain dari program BSPS, ada juga dari program swasta yakni Habitat melalui CSR,  karena untuk program kabupaten saat ini pihak desa tidak mengajukan program tersebut. Sebav, diakuinya jumlah yang didapat tidak sesuai pengajuan.

“Bantuan dari kabupaten kita cuma kebagian kuota 2 unit saja, makanya kita tidak ambil dan mengambil dari program lain, baik melalui aspirasi dewan maupun CSR Habitat sebuah yayasan yang bergabung dalam investor dari luar negeri,” tutupnya.

Sementara itu, pihak PUPR Kabupaten Bogor menjelaskan, jika program BSPS ini merupakan Anggaran di 2023 yang akan direalisasikan secepatnya sekitar April hingga Mei mendatang.

“Untuk hari ini merupakan finalisasi verifikasi data yang diajukan oleh pihak desa,” katanya.(Ab)

Editor : Ab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page