Keindahan Pantai Loji Sukabumi Tercoreng Sampah

SUKABUMI I POTRETDAERAH-Pengunjung di pesisir Pantai Loji Palabuhan Ratu Sukabumi, mengeluhkan banyaknya tumpukan sampah di areal pantai tersebut. Selain merusak keindahan alam, tentunya juga menjadikan Icon wilayah Sukabumi ini, memicu daya tarik bagi masyarakat yang berkunjung.

“Saya sebagai pengunjung sekaligus pecinta pantai, tentunya sangat miris melihat kondisi pantai loji dipenuhi sampah,” ujar Abdul (45) pengunjung asal Bogor, yang juga pengusaha kuliner itu, kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).

Dia menuturkan, sebagai pecinta pantai di pelabuhan ratu yang keindahan alamnya dinilai sangat indah, karena dikelilingi pegunungan dan juga tanaman padi yang tentunya sangat potensial sekali untuk destinasi wisata, namun ia menyayangkan keindahannya tertutup sampah yang diperkirakan mencapai ribuan ton.

“Sayang banget keindahannya menjari hilang, karena banyaknya sampah yang diperkirakan mencapai ribuan ton sepanjah 3 kilo meter di pantai tersebut,” jelasnya.

Dia berharap, pemerintah terkait yang ada di Kabupaten Sukabumi, untuk dapat memperhatikan persoalan pantai yang saat ini dipenuhi banyaknya sampah agar dapat menjadi bersih, sehingga akan tampak indah saat wisatawan berkunjung.

“Kami ingin pemerintah mempehatikan pantai ini. Sebab, jika dibiarkan akan menjadi citra buruk bagi wilayah kota Sukabumi maupun kinerja pemerintah itu sendiri,” keluhnya.

Menanggapi ini, Aktivis Sosial Jawa Barat, Eka Prasetya mengaku sangat menyayangkan sebuah destinasi yang seharusnya bisa menjadi kebanggaan sebuah wilayah, namun dengan keadaan penuh sampah tersebut menjadi nampak memprihatinkan.

“Saya sebagai pengamat dan aktivis peduli lingkungan, sangat miris. Kami mendesak kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Sukabumi,  untuk segera mengatasi hal ini,” tegasnya.

Menurutnya, dengan persoalan ini seperti terkesan lemahnya pengawasan pemerintah setempat maupun daerah. Dia menilai bagaimana mau mendapat sebuah citra baik di masyarakat dan Manca Negara, jika hal seperti ini saja luput dari pengawasan begitupun pemeliharaan.

“Semoga ini menjadi perhatian serius bagi intansi terkait Pemerintah Sukabumi,” tukasnya.(Pb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page