Hutang Buruh Yang Tekena PHK PT.CMAI Akan Dibayar

CILEUNGSI I POTRETHUKUM- Konflik puluhan buruh yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT.Ciremai Makmur Abadi Internasional yang terletak dijalan raya Cileungsi – Jonggol KM 4 kampung Cipicung RT 012 RW 005 Desa Mekarsari Kecamatan Cileungsi, berahir damai. Pihak managemen pun, berjanji akan membayarkan semua hutang para buruh yang menjadi korban PHK tersebut.

Dari hasil mediasi yang dihadiri pihak managenen PT.CMAI dan Perwakilan Aktivis selaku kuasa dari para buruh ini, pihak perusahaan menyepakati tuntutan karyawan yang meminta haknya yaitu gaji yang belum dibayarkan.

“Sesuai kesepakatan bersama, 35 orang dari ratusan karyawan lainnya, akan dibayarkan melalui sistem transfer ke Nomor Rekening karyawan yang sudah masuk dalam data kami,” ucap perwakilan PT.CMAI, Magindar Sidabutar, dalam mediasinya, Kamis (10/11/2022).

Dia menyampaikan, bahwa untuk yang lainnya akan dibayarkan pada tahap selanjutnya. Sementara untuk saran dan kritik dalam mediasi tersebut, diakuinya akan menjadi bahan pembahasan dalam perusahan.

“Untuk yang lainnya akan dibayarkan pada tahap selanjutnya. Sedangkan hal-hal yang tadi dibahas dalam mediasi, akan menjadi  pembahasan kami dengan pimpinan,” katanya.

Sementara itu, Iin (40) salah satu karyawan yang masuk dalam daftarkan dibayarkan tersenut, mrngaku bersyukur atas gabar baik dari hasil mediasi teesebut.

“Alhamdulillah perusahaan masih mau bertanggungjawab,  sehingga gaji kami dibayarkan,” ujarnya.

Dilain tempat, Romi Sikumbang selaku penerima kuasa dan mediator ratusan karyawan tersebut menyampaikan hal pentingnya, bahwa kejadian ini harus menjadi bahan pembelajaran untu semua pihak.

“Kejadian ini buat pelajaran bagi kedua belah pihak. Jadi, karyawan harus kritis dalam memperjuangkan haknya, dan perusaahan juga harus bertanggungjawab dalam kewajibannya,” tegasnyam

Pihaknya juga menjelaskan, bahwa  perusahaan dimanalun berada, harus mengikuti aturan dan menjalankan UUD ketenagakerjaan yang berlaku. Selain itu,  karyawan juga harus tahu hak dan kewajibannya.

“Perusahaan harus taat aturan, dan karyawan juga harus tahu hak dan kewajibannya. Ini agar tidak mudah terjebak nantinya,” tukasnya.(red)

Editor : Ab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page