Galon Cleo Diduga Terdapat Binatang Cacing, Warga Cileungsi Komplain

CILEUNGSI I POTRETBOGOR.ID-Warga yang tinggal di Ruko Permata Cibubur Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi, ditenggarai komplain setelah membeli air mineral cleo kemasan galon yang dikirim dari Distributor Cileungsi. Pasalnya, usai membeli air mineral untuk konsumsi itu, terdapat binatang yang diduga cacing dalam kemasan air mineral galon tersebut. 

“Kaget dan bikin kawatir. Pas air kemasan galon cleo dibuka, terdapat binatang yang diduga cacing,” ujar salahsatu warga yang menolak disebutkan namanya dan nenceritakan komplain dari korban tersebut, Sabtu (29/10/2022).

Iapun mengaku kaget dan sedikit trauma dengan adanya kejadian ini, yang kemudian langsung melakukan komplain kepada pihak sales dari cabang distribusi wilayah Cileungsi tersebut.

“Setelah dikomplain, pihak sales menukarnya dengan air galon yang baru,” katanya lagi.

Ia meminta agar pihak managemen air mineral cleo ini, untuk menjadi bahan perhatian serius terkait kualitas produksi yang dinilai gagal, akibat dugaan kelalaian dan minimnya pengawasan dari pihak distributor tersebut.

“Ini harus jadi perhatian serius. Tolong kualitasnya dijaga, pengawasaannya diperketat. Kalau dibiarkan kayak gini, warga bisa saja tidak percaya lagi dengan air cleo tersebut,” tutupnya.

Dikonfirmasi hal ini, Kadep Citeureup, Affandi menjelaskan jika persoalan tersebut disarankan untuk dikonfirmasikan langsung dengan Ka Depo Mekarsari Kecamatan Cileungsi, selaku pemegang wilayah.

“Untuk wilayah disana, sudah saya infokan ke Ka Depo Cileungsi. Dan infonya sudah ditangani sales SPO nya,” jelas Afandi.

Sementara itu, Mudin Kepala Cabang (Kacab) Distributor Wilayah Cileungsi, membenarkan adanya komplain dari warga terkait hal ini. Pihaknya mengaku sudah menyelesaikan persoalan tersebut, dengan menukar galon yang dikomplain warga. 

“Kalau masalahnya sudah kami handel, dan galonnya juga sudah dituker sama salesnya. Tapi untuk tanggungjawab selanjutnya, itu ranahnya di kantor pusat,” jelasnya.

Pihaknya mengaku, dari kejadian komplain  warga ini, akan menjadi bahan evaluasi kedepannya, dan akan lebih berhati-hati serta lebih teliti lagi terkait kualitas air mineral yang dikelolanya sejak 3 tahun bejalan tersebut.

“Tentunya ini akan menjadi bahan evalusai kami kedepannya. Kami juga sidah laporkan persoalan ini ke pihak pusat yang ada di Citeureup,” tukasnya.

Dilain tempat, salah satu Aktivis Bogor Timur, Prasetya yang diminta tanggapan atas hal ini, mengaku prihatin. Menurutnya, persoalan ini tidak boleh dianggap sepele dan harus disikapi serius bagi pihak cleo, bahkan dinas terkait.

“Kejadian ini jangan dianggap sepele. Meskipun laporanya binatang cacing yang tidak terlalu bahaya, tapi ini jelas kebersihan dan kerapihan produk tersebut diragukan. Karena, ini menyangkut dengan produk air yg merupakan komsumsi utama bagi masyarakat, dan kualitasnya pn harus terjamin,” jelasnya.

Ia juga menduga, adanya kejadian ini akibat kelalaian dari pihak cleo atas kualitas yang dinilai buruk dari apa yang terjadi adanya komplain dari warga selaku konsumen, sehingga jika tidak evaluasi, makan selainmengancam kesehatan para konsumen, juga menjadikan krisis kepercayaan atas produk tersebut.

“Dinas kesehatan juga harus turun tangan untuk sidak ke perusahaan tersebut,” tukasnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page