Program Ketahanan Pangan, 10 Ribu Bibit Cabai Untuk Warga Bojong Kulur

GUNUNG PUTRI I POTRETBOGOR.ID- Sebanyak 10 ribu bibit Cabai diterima Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang ada di 41 Rukun Warga (RW) Desa Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri. Gerakan Penanaman Cabai Dipekarangan (Mancap) ini, dikonsep oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan dilaksanakan pemerintah desa setempat, dalam rangka menghidupkan program ketahanan pangan.

“Pembagian 10.000 bibit cabai untuk ketahanan pangan dan hewani Desa Bojong Kulur, bahwa sebetulnya dari DKP ini baru merencanakan konsep ,” ucap Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman DKP Kabupaten Bogor, A.Yeni Haryati, usai menghadiri launching kebun produksi di Desa Bojong Kulur,” Rabu (5/10/2022).

Menurutnya, boleh dibilang dari DKP keduluan konsepnya oleh Pemerintah Desa Bojong Kulur, dan pihaknya mengapresiasi untuk pemerintahan desa beserta Tim KPH nya  yang, yang telah memberikan program-program yang di dinas ketahanan pangan sendiri baru terkonsep.

“Ternyata di Bojong Kulur sudah lebih dulu bisa terealisasi. Kedepannya, kami dari DKP sendiri berencana untuk perkebunan ini akan menerapkan teknologi tepat gunanya,” ucapnya Yeni.

Dia menambahkan, semisal untuk penyiraman untuk saat ini, yang berjalan itu untuk penyiraman manual ada petugas yang menyiram langsung ke taman. Kemudian pihaknya berencana, kedepannya akan dibuatkan konsep untuk penerapan digitalnya.

“Misalkan penyiraman melalui teknologi, tanaman itu cukup melalui handphone ada aplikasi tersendiri yang secara digitalisasinya, bisa mengembangkan dari hasil panen budidaya cabai sendiri kemudian yang lain-lainnya,” paparnya.

Dia berharap, dengan berjalannya program KPH ini, tentunya tidak hanya seremonial.  Namun kedepannya, peran serta ibu-ibu penerima bibit cabe ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan program ketahanan pangan dan hewan ini bisa untuk sendiri.

“Semoga program ini bisa berkelangsungan dan maju kedepannya,” tukasnya.

Kades Bojong Kulur, Firman Riansyah, juga mengatakan pelaksanaan program ketahanan pangan dan hewani di Desa Bojong Kulur, merujuk pada Peraturan Presiden nomor 104 tahun 2021,  tentang rincian APBN tmTahun Anggaran (TA) 2022,  yang menyebutkan bahwa Dana Desa (DD) ditentukan penggunaannya untuk program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen.

“Untuk itu, program ini kami libatkan PKK yang ada di Desa Bojong Kulur,  yaitu PKK mulai dari RW 1 sampai dengan RW 41. Mereka kita dorong untuk bersama-sama menjalankannya,” tukasnya.(Hom/A)

Editor : Ab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page