Abah Jamesbon : Mari Kita Tanamkan Nilai Agama di Tengah Lingkungan Masyarakat

JONGGOL I POTRETBOGOR.ID– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Republik Dakwah di wilayah Timur Kabupaten Bogor, Kyai Tatang Tajudin atau akrab disapa Abah Jamesbon, mengimbau kepada semua elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk selalu bersama-sama menanamkan nilai agama.

Hal itu dikatakan usai dikonfirmasi terkait adanya kejadian terlarang yang mencoreng nama baik wilayah Kecamatan Jonggol beberapa waktu lalu. Karenanya, sebagai tokoh agama di Bogor Timur, tentunya mengaku prihatin atas sejumlah insiden yang dinilai tidak pantas tersebut, karena adanya beberapa tindakan yang sangat memalukan secara umum.

“Perlu ada suatu tindakan konkrit dari semua pihak, khususnya para pemangku kepentingan untuk selalu menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah lingkungannya,” kata Ketua DPP Republik Dakwah Bogor Raya, Kyai Tatang Tajudin, saat dihubungi potretbogor.id, Selasa (4/10/2022).

Tokoh Agama yang kerap disibukan dengan dakwah ini, berharap agar kejadian tindak asusila tidak terulang lagi dikemudian hari. Maka para pemangku kepentingan, seperti Camat, Kepala Desa, MUI, DMI, para Kyai, alim ulama dan tokoh masyarakat, untuk tidak bosan memberikan nasehat kepada masyarakat.

“Harus bersama-sama berjuang melawan tindakan yang tidak terpuji, contoh seperti dilakukan giat tausiyah dan arahan kepada warganya, agar menanamkan nilai- nilai agama, spiritual dan menanamkan akhlak Islami dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Kepada masyarakat, Abah Jamesbon sapaannya, berpesan agar rajin beribadah atau banyak mengikuti kegiatan agama, kegiatan masyarakat serta menjauhi hal hal yang akan menjerumuskan ke jalan maksiat. Bahkan perlunya daerah itu di adakan yang bernuansa hiburan dan religi, seperti pameran dan produk Alami Jonggol pameran kopi robusta dan lainnya.

“Semoga kejadian memalukan itu, tak ada lagi kususnya di Jonggol umumnya di  Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Sebagai informasi, untuk kesekian kalinya wilayah Kecamatan Jonggol viral di Media Sosial (Medsos). Namun viralnya bukan karena prestasi, melainkan viral akibat  tindak asusila yang amat memalukan dan mencoreng wajah para petinggi Kabupaten Bogor.

Seperti sebelumnya, pada September 2022, beredarnya video dua sejoli mesum di kawasan Telaga Wisata Citra City Indah. Viralnya video mesum itu tak ayal membuat geram kalangan masyarakat, termasuk jajaran Pemerintah Kecamatan Jonggol.

Aksi mesum ini merupakan kali ketiga terjadi di Kecamatan Jonggol, yang terangkum selama sembilan bulan ini. Beberapa waktu lalu, pasangan mesum juga terciduk di Alun-alun Jonggol pada Februari 2022.

Kemudian, pada Maret 2022 aksi mesum terjadi kembali. Bahkan, aksi bejat tersebut dilakukan oknum guru yang hendak bersetubuh di mushola Miftahul Huda, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol.(Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page