Kali Cikumpeni Jadi Langganan Sampah, Peran Kecamatan Dipertanyakan

TANJUNGSARI I POTRETBOGOR.ID– Aliran Sungai Cikumpeni yang terletak di Desa Pasirtanjung-Kecamatan Tanjungsari, kerap menjadi langganan tumpukan sampah, hal itu diperparah saat hujan tiba. Akibatnya, saluran air menjadi tidak lancar karena tersumbat dan kerap dianggap merugikan para petani yang mengandalkan aliran air tersebut.

“Setiap hujan tiba, pasti sampahnya banyak dan mampet di bangunan-bangunan Daerah Aliran tersebut,” kata Ino (45) warga sekita, kepada Potret Bogor, Minggu (18/9/2022).

Menurutnya, kondisi ini terjadi sejak lama dan diperparah sejak adanya banyaknya bangunan liar di aliran kali tersebut. Sampah tersebut menggunung di areal tersebut yang menjadikan aliran kali cikumpeni tersumbat.

“Kami ingin peran kecamatan bisa menyelesaikan persoalan ini. Sebab, jika tidak segera dibenahi, maka ini akan berdampak buruk bagi wilayah tersebut,” ujarnya.

Senada, Aktivis Pemerhati Lingkungan Hidup, Bogor Timur, menyayangkan adanya kondisi sungai yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga tak bertanggungjawab. Pihaknya mendesak agar pemerintah setempat dan dinas terkait untuk segera memberikan penanganan cepat, serta memberikan solusinya.

 “Kami menyayangkan kondisi ini. Ini menjadi tanggungjawab bersama, kususnya pemerintah setempat yang harus bertindak cepat guna penanganannya,” ujar Sutaji.

Soal ini, Sekertaris Camat Tanjungsari, Suryana terkesan tak mau menanggapi persoalan ini, dan mengarahkan persoalan ini terhadap bawahannya. 

“Mangga koordinas dengan Kasi Ekbang,” singkatnya.

Pihak Kecamatan Tanjungsari melalui  Sugiat, menjelaskan jika persoalan sampah seharusnya dikoordinasikam dengan kepala desa. Karena, yang membuang sampah ke aliran sungai tersebut masyarakat, jadi untuk merubah karakter tidak buang sampah disembarang tempat

“Masalah sampah, jangankan di pinggir sungai yang dipinggir jalan saja susah untuk dihilangkannya. Kenapa harus koordinasi dengan kades, soalnya itu menyangkut masyarakat, yang masuk di Desa Sirnarasa, Desa Sirnasari, Desa Tanjungsari, dan Desa Pasirtanjung,” jelas Sugiat.(Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page