Bojong Koneng Berduka, Rumah Hingga Jalan Terdampak Longsor

BABAKAN MADANG I POTRETBOGOR.ID-Intensitas hujan yang tinggi, membuat dampak pergeseran tanah di Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, tepatnya di Kampung Curug RW 09 dan RW 15. Adapun warga yang terdampak insiden ini, sebanyak Tiga  RT dan Dua RW.

Informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi sejak pukul 05.00 WIB. Hingga saat ini masih terjadi pegeseran karena kondisi tanah yang masih bergerak, bahkan Jalan Kampung Curug sepanjang kurang lebih 1 KM mengalami kerusakan parah, jalan amblas hingga warga tak bisa beraktifitas baik untuk bekerja,sekolah, maupun aktivitas lainnya.

“Rumah warga dan jalan desa rusak, dan ada sebagian warga yang sudah diungsikan,” kata Staf Desa Bojong Koneng, Lukman, dihubungi wartawan Kamis (15/9/2022).

Lukman menjelaskan, pihak desa setempat saat ini sudah melakukan upaya komunikasi dengan pihak terkait yang ada di Kabupaten Bogor, tentang insiden kebencanaan tersebut.

“Desa sudah mendirikan tenda dan aktif dilokasi. Kami juga selalu berkordinasi dengan pengurus setempat,” ucapnya.

Dilain tempat, Makmun (40) warga setempat, menduga jika bencana pergeseran tanah didesa merupakan dampak dari pembuldoseran dan penebangan pohon-pohon hingga tampak gundul yang lokasinya banyak diperbukitan, sehingga mengurangi daya serap tanah.

“Kami menduga bencana pergeseran tanah karena imbas pembuldoseran atau penebangan pohon-pohon hingga gundul,” ujarnya.

Sementara itu, Berdasarkan data Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) kini membutuhkan bantuan akibat bencana ini. Karena rumah yang mereka tempati terancam rusak.

“Untuk datanya di Kampung Curug RT 001/009 itu ada 8 unit rumah atau 8 KK dari 33 jiwa, lalu di RT 002/015 ada 3 unit rumah atau 3 KK dari 10 jiwa dan di RT 001/015 ada 7 unit rumah atau 9 KK dari 32 jiwa yang terdampak dari bencana alam pergeseran tanah,” ucap Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani.

BPBD Menduga hal tersebut terjadi lantaran intensitas hujan yang tinggi. Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat yang terdampak sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada.

“kami imbau warga untuk tetap waspada,” terangnya.

Untuk diketahui, lahan Desa Bojong Koneng kerap menjadi sengketa antara warga dengan PT. Sentul City Tbk, dan saat ini menjadi lokasi bencana, pergeseran tanah, tepatnya di Kampung Curug RW 09 dan RW 15. Akibat insiden pergeseran tanah ini, sepanjang 1 KM Jalan Kampung Curug rusak parah, bahkan warga di RW 15 terisolasi, karena ini merupakan akses jalan satu-satunya bagi mereka. Kemudia saat ini anak-anak yang banyak tidak sekolah, listrik padam, barang-barang dan motor-motor sudah banyak yang diungsikan, karena khawatir jalan semakin amblas dan tidak mungkin lagi dilintasi.(Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page