Polisi Amankan Satu Orang Mafia Gas Subsidi di Cileungsi, Tiga Lainnya Buron

CIBINONG I POTRETBOGOR.ID-Pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Gas (BBG)  atau liquified pertoleum gas bersubsidi, berhasil diungkap Jajaran Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Bogor, Selasa (06/09/2022).

Dari pengungkapan, Polisi berhasil mengamankan 508 tabung gas 3 Kg dan 172 tabung gas 12 Kg. Para pelaku yang telah beroperasi  selama 3 bulan tersebut, meraup keuntungan Rp 90 juta setiap bulannya.

“Satu orang tersangka pelaku penyalahgunaan BBG bersubsidi di wilayah Kecamatan Cileungsi ini, berhasil kita amankan seorang tersangka berinisial RP.

Pelaku RP adalah pemilik dan pemodal dari aksi pengoplosan tabung gas elpiji 12 Kg dari tabung gas elpiji 3 Kg,” ungkap Wakapolres Bogor, Kompol Wisnu Perdana Putra, dalam konferensi persnya, di Mapolres Bogor.

Dalam melakukan aksinya tersebut, kata Kompol Wisnu, pelaku ini mempekerjakan Tiga orang pegawai. Aksi mereka selalu dilakukan tengah malam, dan berakhir jelang subuh. Menurutnya, pelaku mendapat untung Rp.90 juta setiap bulannya, keuntungan ini karena pelaku membeli gas subsidi 3 Kg di pangkalan dengan harga Rp18 ribu per tabung. 

“Empat tabung gas subsidi ditransfusi ke tabung bisnis ukuran 12 Kg. Lalu dijual lagi ke orang Jakarta,” terang Kompol Wisnu.

RP yang sudah berstatus tersangka, kini dijerat dengan pasal 55 Undang-Undang  nomor 22 Tahun 2001, tentang minyak dan gas bumi dan pasal 62 ayat 1, juncto pasal 8 ayat 1 huruf b dan c Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999. 

“Pelaku dijerat undang-undang tentang perlindungan konsumen, serta pasal 32 ayat 2 juncto pasal 30 Undang-Undang nomor 2 Tahun 19 Tahun 1988, tentang metrology legal dengan pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp 60 milyar,” tukasnya.

Untuk diketahui,  pihak Kepolisian dari Sat Reskrim Polres Bogor, hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap Tiga orang pelaku lainnya yang sudah masuk DPO, dan pembeli yang merupakan warga Jakarta.(Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page