Peserta Didik SMPN 2 Babakan Madang Digembleng Karakter

BABAKAN MADANG I POTRETBOGOR.ID-Pendidikan karakter dinilai sangat penting diterapkan bagi setiap jenjang sekolah bagi peserta didik. Melalui penanaman pendidikan karakter, tentunya peserta didik mampu secara mandiri untuk meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, dalam berperilaku dikehidupan sehari-harinya.

Seiring perkembangan zaman modern saat ini, banyak terjadi peningkatan kenakalan remaja, seperti tawuran, mabuk-mabukan, pergaulan bebas, dan masih banyak lagi. Penanaman pendidikan karakter tidak saja diterapkan ketika anak masih berada di jenjang PAUD ataupun Sekolah Dasar (SD), namun harus diterapkan di semua jenjang pendidikan bahkan di lingkup perguruan tinggi sekalipun.

Hal ini seperti yang diterapkan pada SMP Negeri 2 Babakan Madang Kabupaten Bogor. Yang mana peserta didik ini, oleh pihak sekolah diberikan pemahaman tentang pendidikan karakter disetiap pekannya.

“Alhamdulillah, setiap pekannya di hari Jumat, saya terapkan pendidikan karakter bagi peserta didik disini,” kata Kepsek SMPN 2 Babakan Madang, Sri Rusmayanti, S.P , M.Pd, kepada Potret Bogor, Jumat (2/9/2022).

Menurut Sri, Masa-masa SMP adalah masa seorang remaja mengalami masa puberitas. Disini peserta didik masih mencari jati dirinya, sehingga dibutuhkan bimbingan yang insentif dari semua pihak, tak terkecuali oleh pihak sekolah. Ia menyarankan, penyelenggaraan pendidikan karakter di sekolah harus berpijak kepada nilai-nilai karakter dasar, yang dikembangkan menjadi nilai-nilai yang lebih banyak atau lebih tinggi (yang bersifat tidak absolute atau bersifat relatif) sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan lingkungan sekolah itu sendiri.

“Pemberian pendidikan karakter itu kan seperti edukasi praktek sholat berjamaah, baca Al-qur’an, saling menghormati sesama dan sebagainya. Semua itu dibentuk melalui bawaan hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, dan watak. Adapun berkarakter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pendidikan karakter merupakan penanaman nilai-nilai karakter kepada peserta didik yang meliputi komponen pengetahuan, kemauan, kesadaran, dan tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut baik terhadap Tuhan, diri sendiri, maupun lingkungan sekitar.

“Tujuan Pendidikan ini, peserta didik nantinya dapat memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, kompetensi akademik yang utuh dan terpadu, sekaligus memiliki kepribadian yang baik sesuai norma-norma agama,” jelasnya.

Seperti diketahui, Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Sri Wahyuningsih mengatakan pendidikan karakter harus ditanamkan sejak dini. Pihaknya mengapresiasi dalam penguatan pendidikan karakter sejak dini, bahwa kontribusi ini selaras dengan cita-cita pemerintah dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar (SD), SMP, hingga SMa. Selain itu, siswa bisa belajar dan berlatih menggunakan rasa ingin tahu untuk mencari jawaban dan solusi sejak dini, serta keinginan untuk belajar yang lebih banyak lagi.(Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page