PDIP Segera Gelar Baksos Pengobatan Gratis di 435 Desa se-Kabupaten Bogor

CIBINONG I POTRETBOGOR.ID–Peduli terhadap kesehatan masyarakat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPC Kabupaten Bogor, menggelar Bakti Sosial (Baksos) pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diberlakukan untuk umum.

Baksos ini, nantinya akan melibatkan 43 mobil ambulance dan mini bus klinik berjalan, yang tersebar di 435 desa yang ada di Kabupaten Bogor. Pemeriksaan dan Pengobatan gratis ini, menargetkan 130.000 orang.

“Pandemi yang berlangsung hampir Tiga tahun ini, melemahkan bermacam sendi kehidupan baik itu ekonomi, sosial hingga kesehatan. Maka dari itu, Bakti sosial gratis ini kiranya dapat membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Ketua Panitia, yang juga Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman No. 45 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (25/8/2022).

Di tempat yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Bayu Sahjohan mengatakan partainya melepas team medis keliling desa, yang dilengkapi dokter dan perawat serta tim teknis lapangan. Mereka yang secara marathon melakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan kaca mata baca gratis selama 219 hari (7 bulan) di 435 desa,  dengan target 130.000 orang dan melibatkan 43 mobil ambulance serta  mini bus klinik berjalan.

“Program ini diawali inisiatif Anggota DPR RI Adian Napitupulu, dan kontribusi berbagai pihak, serta di laksanakan secara gotong royong oleh DPC PDI Perjuangan kab Bogor,” ucap Bayu.

Bayu memaparkan, sepanjang pengetahuan pihaknya belum pernah dilakukan Partai Politik tingkat kabupaten (DPC) manapun di Indonesia. 

“Program ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia yang jika berjalan sesuai rencana juga akan dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia (LEPRID),” paparnya.

Sementara itu, inisiator Tim Medis Keliling Desa Kabupaten Bogor, Adian Napitupulu menegaskan, partainya lebih memilih peduli terhadap kesehatan masyarakat ketimbang bentuk koalisi dan pencalonan kadernya untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Semua kader PDI Perjuangan diperintahkan Ketua Umum ibu Megawati Soekarno Putri, karena pasca pandemi Covid-19 kami dilarang bicara koalisi Pilpres dan Capres. Kami diminta turun ke rakyat, bantu dan perjuangkan rakyat,” ucap Adian Napifupulu.

Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengapresiasi langkah partai berlambang banteng moncong putih itu dalam program tim medis keliling desa. Pihaknya menyebut, jika jumlah Orang Diduga Gangguan Jiwa (ODGJ) di Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor cukup tinggi. 

“Saya minta tim untuk menangani ODGJ dan jangan sampai para ODGJ tersebut dipasung, karena melanggar hak asasi manusia (HAM),” tukasnya.

Sekedar informasi, dalam kegiatan ini turut dihadiri, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Bapak Hasto Kristianto, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Bapak Ono Surono, Anggota DPR RI FPDI Perjuangan Adian Napitupulu, serta seluruh jajaran DPC serta anggota DPRD Kabupaten Bogor.(AB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page