Butuh Perhatian Kusus, LSM Penjara Kawal Emon Penderita Tumor 

TANJUNGSARI I POTRETBOGOR.ID-Pasrah sambil menahan nyeri, karena penyakit tumor dibagian perutnya, Emon (5i) warga Kampung Gunung Haur RT 09 RW 05 Desa Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, membutuhkan uluran tangan kepedulian dari berbagai pihak maupun pemerintah.

Diketahui, Emon yang sehari-harinya bekerja hanya serabutan ini, mengaku menderita sakit tumor sejak Dua tahun lalu. Meski sebelumnya sudah dilakukan operasi di RSUD Cileungsi. Namun hanya diberikan kantong satu, dan untuk pemberian obatpun, Emon harus membelinya, dikarena tidak dicover oleh BPJS.

“Harusnya berobat rutin, tapi saya gak ada uang untuk ongkos. Memang ada mobil siaga desa juga yang nganter, kan itu harus ngasih buat bensinnya dan uangnya dari mana,” kata Emon usai ditemui potretbogor.id, Minggu (7/8/2022).

Menanggapi ini, Panglima LSM Penjara Bogor Raya, Tiwok, turut prihatin atas kondisi warga yang menderita sakit tumor, namun terkesan tak adanya perhatian dari pemerintah setempat.

“Setelah dengar keluhan pak Emon, saya prihatin setelah operasi tidak ada yang perhatian dari pihak desa setempat,” jelas Tiwok, usai berkunjung kerumah Emon di Kampung Haur RT 09 RW 05.

Menurut Tiwok, meski dari pihak RT maupun RW mengetahui kondisi Emon, akan tetapi dirasa minim perhatiannya. Dan hingga kini belum adanya tindak lanjut atas kondisi penyakit yang dideritanya.

“Kami sudah mengajukan ke tim pendamping Dinsos untuk area Kecamatan Tanjungsari, tolong dibantu untuk mendapatkan pelayanan pemulihan Emon,” paparnya.

Seraya menambahkan jika pihaknya sangat miris melihat kondisi Emon, setelah bercerita semua tentang keluhannya yang terkesan tidak adanya upaya perhatian dan tindaklanjutnya dari pihak desa.

“Abis operasi pun, mobil siaga tidak bisa membawa pulang Emon, sampe dia naik angkot pulang ke rumah. Jadi untuk apa dinamakan mobil siaga, kalau tidak bisa siaga dengan warga yang membutuhkan. Apa mobil siaga hanya buat besanan dan kondangan,” tanya Tiwok.

Soal ini, Ketua RT 09 Udum tidak menampik adanya warganya yang menderita tumor, dan butuh perhatian kusus berbagai kalangan. Namun disinggung kurangnya perhatian dari pihak desa setempat, pihaknya menyangkal akan hal itu. 

“Kami RT dan Kadus sudah berusaha memperjuangkan untuk mengurus surat-suratnya pak Emon, agar dapat BPJS guna operasi di RSUD Cileungsi sebelumnya. Nah untuk pihak desa, memang sepertinya belum ada,” ujarnya.

Terkait Mobil Siaga Desa yang tidak bisa mengantar Emon di kala itu yang hendak ke RSUD Cileungsi, hal itu lantaran adanya keinginan dari pihaknya yang ingin menggunakan mobil angkutan umum.

“Jadi pak emon yang minta untuk naik angkot, dan kebetulan mobil siaga lagi dipake urusan yang lain,” tutupnya.(Tk)

Editor : Ab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page