Dua Pegawai BPBD Kabupaten Bogor Tersangka Kasus Korupsi

CIBINONG I POTRETBOGOR.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong telah menetapkan, Dua Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sebagai tersangka pengusutan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada  pemanfaatan belanja tidak terduga tanggap darurat pada tahun anggaran 2017.

Dua tersangka tersebut, diantaranya inisial SM merupakan Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Logistik (BPBD) dan SH selaku pegawai kontrak di BPBD Kabupaten Bogor.Dalam siaran Pers nya, Juanda selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cibinong menyampaikan bahwa pada Kamis (28 /7/2022), Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menetapkan tersangka kasus tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP-723/M.2.18/F.d.2/07/2022 tanggal 28 Juli 2022 telah menetapkan saudara SM (53) selaku Kepala Bidang Kedaruratan Logistik pada Kantor BPBD KabupatenBogor tahun 2016-2019,” terang Kasi Intel Kejari Cibinong, Juanda.

Juanda menjelaskan, Keduanya diamankan atas dasar surat penetapan tersangka Nomor : TAP-724/M.2.18/F.d.2/07/2022 tanggal 28 Juli 2022 atas nama SH (42) selaku legawai kontrak pada BPBD Kabupaten Bogor tahun 2011 s/d tahun 2018. 

“Berdasarkan penghitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Kabupaten Bogor atas perkara tersebut, sebesar 1.743.450.000,- (satu milyar tujuh ratus empat puluh tiga juta empat ratus lima puluh ribu rupiah),” jelasnya.

Pemeriksanan dilakukan terhadap tiga tempat penerima bantuan, yang diantaranya masyarakat di kecamatan Cisarua, Kecamatan Tenjolaya, dan Kecamatan Jasinga.

“Kedua tersangka, disangkakan melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 dan Subsidiair Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP,” tukasnya.(F/ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page