Menilik Kang Ujang Bustomi Cirebon Sang Pembasmi Santet

CIREBON I POTRETBOGOR.ID – Ustaz Ujang Busthomi atau KUB, kerap blusukan ke tempat-tempat ‘hitam’ atau praktik para dukun santet. Cara berdakwah kang Ujang yang juga YouTuber kondang asal Kabupaten Cirebon, jawa Barat memang beda, dan  selama ini dikenal sebagai pembasmi santet.

Dia memiliki pondok pesantren bernama Padepokan Anti Galau yang didirikannya pada 2013 lalu. Di padepokan ini, Kang Ujang, sapaan akrabnya, beraktivitas sebagai seorang praktisi. Setiap harinya ratusan pasien datang untuk berobat atau terapi. 

Kang Ujang memang dikenal sebagai salah seorang tokoh agama yang mengamalkan ilmu hikmah. Kang Ujang menimba ilmu di berbagai pesantren, seperti di Cirebon, Kediri, Brebes dan daerah Jawa Tengah lainnya. Ia mempelajari agama dan mendalami ilmu hikmah.

Seperti dilansir detik.com, jika peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Orang tua Kang Ujang sejatinya seorang praktisi.

 “Orang tua wafat tahun 2004. Kemudian saya teruskan. Hingga akhirnya 2013 saya mendirikan Padepokan Anti Galau,” kata Kang Ujang.

Ustaz pemilik 6,08 juta pengikut di YouTube itu sebelumnya sempat menjadi praktisi di program ‘Dua Dunia’ yang ditayangkan Trans 7. Dakwahnya kini dilanjutkan melalui kanal YouTube Kang Ujang Busthomi Cirebon.

” Selain sibuk berdakwah ke tempat dukun santet dan lainnya, daya juga tetap mengajari santri-santri,” jelasnya.

Setelah ketenarannya melejit melalui YouTube, Padepokan Anti Galau kedatangan santri dari berbagai daerah. Awalnya, Kang Ujang hanya mengajar satu hingga empat santri. Dan saat ini hingga ratusan santri.

“Alhamdulillah banyak yang nyantri, Ada yang dari Banten, Tangerang, Lampung, Palembang, Jawa Timur dan lainnya,” kata Kang Ujang.

Kang Ujang menggratiskan biaya pendidikan bagi santrinya. Padepokan Anti Galau menanggung biaya konsumsi santrinya, dan menerapkan aturan ketat bagi santri. Tak ada toleransi bagi santri yang melanggar aturan-aturan di pondok pesantren Padepokan Anti Galau.

“Semuanya gratis tanpa terkecuali. Tapi kami di sini tegas, ketika ada kesalahan yang disengaja, maka sanksinya bisa dikeluarkan dari padepokan,” tutupnya.(net/ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page