Polisi Ungkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi di Bogor

CIBINONG I POTRETBOGOR.ID – DUA pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Bogor, berhasil dibekuk jajaran Polres Bogor. 

Dari pengungkapan tersebut,  tersangka diketahui berinisial AAZ (22) dan AAL (19) berhasil di amankan,  yang sebelumnya berawal dari kecurigaan masyarakat terhadap mobil boks yang membeli BBM solar bersubsidi.

“Kami yang mendapat laporan, langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan terhadap kendaraan truk box teessbut, kita temukan tandon penyimpan BBM solar dari SPBU,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Dr.Iman Imanudin, kepada potretbogor.id, yang disiarkan melalui pres konfers Humas, Rabu (6/7/2022).

Dari situlah, kata AKBP Iman Imqnudin, jajarannya langsung mengamankan ke dua pelaku untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Dari pemeriksaan sementara, ke duanya telah melakukan penyalahgunaan solar bersubsidi selama 1 tahun.

“Solar yang mereka beli dari beberapa SPBU tersebut dijual oleh para pelaku untuk proyek diwilayah Cikarang, Bekasi,” jelasnya.

Kemudian dari tangan pelaku, pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti, yang kemudian disita diamankan.

” yang diamankan uang tunai Rp.10 Juta, dan Dua unit tempat penyimpanan solar bersubsidi dalam mobil boks dengan masing-masing kapasitas 1.000 liter, yang terisi kurang lebih 400 liter solar,” sambungnya.

Pengakuan dari tersangka ini, lanjutnya, mereka membeli solar dengan harga Rp5.500 dan dijual kembali seharga Rp 6.500 perliter. Jadi kurang lebih ngambil keuntungan Rp1.000 – Rp1.350 perliternya.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 dan atau Pasal 53 Jo pasal 23 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 60 miliar,” tandsnya. (Ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page